Sejarah Printer Komputer Dari Dulu Hingga Sekarang


Dunia saat ini telah memasuki era yang serba maju dan canggih. Segala kegiatan yang dilakukan manusia saat ini selalu berhubungan dengan teknologi. Salah satu teknologi yang saat ini sering dipakai dan keberadaannya sangat membantu kerja manusia adalah teknologi komputer. Komputer terhubung dengan berbagai perangkat pendukung yang menyertainya sehingga dapat menghasilkan sesuatu.

Salah satu perangkat yang berhubungan dengan komputer adalah printer. Printer merupakan suatu alat yang dapat menghasilkan tulisan, gambar, foto, dan lain-lain yang dituangkan dalam sebuah media, seperti kertas. Setiap teknologi yang sudah diciptakan manusia memiliki sejarahnya, termasuk sejarah printer.

Baca Tentang : Perangkat Keras Komputer, Jenis dan Penjelasannya Lengkap

Printer memiliki sejarah yang cukup panjang yang sangat berkaitan dengan sejarah printer komputer yang bisa digunakan manusia saat ini. Sejarah ditemukannya mesin printer pada mulanya diciptakan oleh orang-orang Tiongkok yang melakukan teknik mencetak dengan teknik yang masih sederhana pada abad ke-14. 

Orang-orang Tiongkok pada saat itu berhasil membuat block printing yang menghasilkan tinta untuk hasil mencetak. Namun, karena huruf Tiongkok terbilang rumit, maka orang-orang Tiongkok pada saat itu terkendala dengan huruf. Oleh karena itu, printer buatan orang-orang Tiongkok tersebut sulit berkembang karena rumitnya tulisan. 

Sejarah mesin printer berikutnya disusul oleh bangsa Eropa. Bangsa Eropa memiliki huruf yang lebih sederhana dari pada bangsa Tiongkok sehingga dalam penerapannya dalam mesin printer pun dapat lebih mudah. Pada awalnya, mesin printer ini berhubungan dengan mesin tik dimana huruf alfabet pertama kali diterapkan. Eropa pada saat itu sedang mengalami perkembangan yang cukup besar dalam bidang literasi. 

Kebutuhan untuk mencetak tulisan dengan lebih cepat dan dapat dicetak dalam jumlah banyak semakin mendorong terciptanya teknologi percetakan yang lebih maju dari apa yang pernah diciptakan oleh bangsa Tiongkok. Kemudian teknologi printer ini diterapkan oleh seorang berkebangsaan Jerman bernama Johannes Gutenberg yang berhasil mengembangkan mesin cetak. Johannes Gutenberg adalah seorang pengusaha emas dari Jerman yang melihat kebutuhan akan percetakan massal semakin dibutuhkan. 

Mesin cetak yang dikembangkan oleh Gutenberg inilah yang menjadi cikal bakal pencetakan buku dapat dicetak dalam jumlah yang banyak. Buku pada zaman itu yang dicetak secara massal adalah Alkitab. Johannes Gutenberg bahkan tidak hanya menciptakan alat untuk mencetak saja, tetapi juga dapat menciptakan aloy logam huruf atau yang disebut dengan type metal dan tinta dengan bahan minyak.

Sejarah Printer Komputer


Berikut adalah sejarah perkembangan printer komputer yang kemudian dapat melahirkan berbagai jenis printer.

1. Printer Dot Matrix

Sejarah Printer Komputer


Sejarah dimulai dari printer Dot Matrix. Printer Dot Matrix bisa dibilang adalah jenis printer komputer generasi awal. Karena merupakan generasi awal, teknologi yang digunakan dalam printer ini masih sederhana dan berefek pada hasil yang dikeluarkan oleh printer. Printer Dot Matrix ini menggunakan pita sebagai alat pencetaknya. Printer ini menggunakan sistem ketukan sehingga hasilnya dapat dirangkap dengan karbon. 

Hasil cetak dari mesin printer Dot Matrix ini masih tergolong kasar dan kurang bagus. Printer ini juga hanya dapat menghasilkan beberapa warna saja yaitu warna hitam, biru dan merah. Apabila mencetak gambar, gambar yang dihasilkan masih terlihat kasar yaitu berupa titik-titik yang terhubung dengan resolusi yang rendah. 

Kecepatan yang dapat dicapai oleh mesin printer ini hanya dapat mencapai 500 cps (character per second). Untuk menghubungkannya dengan komputer, printer ini menggunakan port pararel. Walaupun hasilnya kurang bagus, namun sampai saat ini printer jenis ini masih sangat berguna untuk digunakan, seperti untuk mencetak kwitansi, nota, bon dan lain-lain yang berhubungan dengan karbon.

2. Printer Inkjet



Sejarah perkembangan printer komputer terus bergulir. Pada tahun 1984, lahirlah printer berjenis inkjet. Inkjet adalah jenis printer yang menggunakan tinta dan cartridge. Printer jenis ini dapat menghasilkan hasil cetakan yang lebih berkualitas dari pada printer pendahulunya. Kelebihan printer inkjet ini adalah dapat menghasilkan warna hitam, putih dan warna-warna yang lainnya. 

Printer dengan jenis inkjet ini kemudian menyebar secara luas dan digunakan di berbagai tempat seperti kantor, sekolah, maupun untuk penggunaan pribadi di rumah. Printer Inkjet memiliki resolusi yang lebih baik dari pada printer Dot Matrix. Resolusi dari printer Inkjet ini dapat mencapai 5760x1440 dpi. Teknologi yang digunakan adalah teknologi dor on demand yaitu teknologi yang menggunakan cara menyemprotkan titik-titik kecil tinta melalui lubang pipa yang sangat kecil pada kertas. 

Sementara untuk mengisi tinta ke dalam cartridge, dapat menggunakan teknik infus yaitu dengan menggunakan tabung tinta khusus yang diletakkan di luar printer dan menggunakan selang berukuran kecil untuk menyambungnya. Namun, printer jenis ini tidak bisa mencetak secara rangkap seperti yang bisa dilakukan oleh printer Dot Matrix. Selain itu, waktu yang dibutuhkan dalam proses mencetak lebih lama dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli tinta dan peralatan lainnya juga lebih mahal.

3. Printer Laser



Dengan kecanggihan teknologi yang berkembang pesat, sejarah perkembangan printer komputer berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi komputer. Semakin canggih komputer maka printer yang digunakan pun semakin canggih pula. Setelah terciptanya inkjet printer, sejarah perkembangan ini lah yang kemudian melahirkan laser printer. Laser printer adalah jenis printer yang menggunakan teknologi laser dan dapat menghasilkan hasil cetakan yang lebih bagus dari pada jenis printer yang sebelumnya. 

Sejarah mesin printer dengan jenis laser ini sebenarnya sudah sejak lama dimulai. Teknologi printer laser pertama yang dikenalkan adalah printer laser bernama EARS. Printer laser ini kemudian dikembangkan pada tahun 1969 di XEROX Palo Alto Research Center dan selesai pada tahun 1971. Seiring berjalannya waktu, teknologi yang digunakan dalam printer laser ini terus diperbarui. 

Kemudian pada tahun 1992, Hawlett-Packard memperkenalkan kepada publik Laser Jet 4 dengan resolusi 600x600 dot per inch. Printer laser ini menggunakan bubuk toner dan menggunakan infra merah dalam proses pencetakannya. Printer laser memiliki kecepatan yang tinggi dalam proses mencetak. Printer laser ini sangat cocok digunakan pada aktivitas printer yang memiliki frekuensi pencetakan yang tinggi. Warna yang dapat dihasilkan oleh printer laser lebih banyak dengan resolusi yang sangat tinggi sehingga hasil yang dikeluarkan pun bagus.

Berbagai perusahaan telah mengembangkan teknologi printer, salah satunya adalah Canon. Canon memiliki berbagai jenis printer salah satunya adalah Canon ip2770. Sejarah printer Canon ip2770 ini merupakan salah satu printer yang banyak digunakan karena memiliki hasil cetakan yang bagus namun memiliki harga yang sangat terjangkau dalam pembelian maupun perawatannya.

Sejarah printer memang tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi komputer sehingga dalam perkembangannya akan terus mengikuti teknologi yang digunakan.

Berikan Komentar Anda Untuk Kemajuan Blog Ini. Terimakasih Sudah Berkunjung
EmoticonEmoticon